Fakta Balita Seusia Gempi Dapat Alami Mata Minus serta Silinder

Fakta Balita Seusia Gempi Dapat Alami Mata Minus serta Silinder

Gempita Nora Marten, gadis cilik yang akrab dipanggil Gempi barusan diberitakan alami keadaan mata minus serta silinder sekaligus juga. Walau sebenarnya, umur anak dari Gisella Anastasia serta Gading Marten ini bahkan juga belum genap lima tahun. Berita mengenai keadaan mata yang dihadapi Gempi Datasgp langsung membuat beberapa orang menanyakan, apakah benar anak balita dapat alami mata minus lebih silinder?

Dokter spesialis mata Yunia Irawati dari Jakarta Eye Center menyebutkan, kelainan mata minus, plus, serta silinder bisa dihadapi oleh siapapun, dikarenakan oleh unsur genetik serta unsur lingkungan. “Ada dua unsur mengakibatkan refraksi mata yaitu genetik atau bawaan dari lahir atau keturunan, serta unsur lingkungan dari rutinitas seharian,” kata Yunia pada CNNIndonesia, Kamis (29/8).

Baca juga : Nenek Tua Satu Ini Yang Masi Saja Narsis Ini Faktanya

Anak dengan orangtua atau keluarga yang mempunyai kisah mata minus, plus, atau silinder lebih beresiko alami hal sama. Keadaan ini bisa ada semenjak lahir atau dalam umur perkembangan yaitu 2-6 tahun. Dapat ada waktu anak berumur remaja atau dewasa muda. Sedang unsur lingkungan dikarenakan oleh rutinitas lihat atau memperlakukan mata. Unsur lingkungan ini bisa percepat berlangsungnya refraksi mata, khususnya pada seorang yang telah mempunyai kisah dalam keluarga.

Unsur lingkungan penting yang bisa mengakibatkan mata minus ialah lihat monitor kebanyakan dalam jarak dekat tetapi kurang dalam lihat suatu yang memiliki jarak jauh atau lebih dari 6 mtr.. Membaca dalam jarak dekat dapat mengakibatkan mata minus. “Rutinitas melihat, lihat gadget, ialah unsur rutinitas yang dapat membuat dinding bola mata itu molor,” sebut Yunia. Pada keadaan mata silinder, tidak hanya unsur keturunan, unsur lingkungan yang bisa mengakibatkan silinder ialah seringkali menggosok atau mendesak mata. “Seringkali mengucek-ucek mata itu dapat mengubah kontur pada kornea,” tutur Yunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *